Top

JENIS JENIS BLOWER INDUSTRIAL

Author: Admin

17 Jun 2022 0 Comments Admin

JENIS JENIS BLOWER INDUSTRIAL

Blower digunakan untuk proses yang membutuhkan aliran udara atau gas. Blower industrial dibagi menjadi tipe, dimensi, electrical ratings, kapasitas aliran, maksimal tekanan operasi, dan juga desain port. Untuk membantu memilih blower yang tepat, berikut ini adalah beberapa jenis-jenis industrial blower.

1. Centrifugal blowers Centrifugal blowers dilengkapi dengan impellers kecepatan penuh, atau blades untuk memberi kecepatan udara atau gas lainnya. Biasanya blower ini digunakan untuk sistem ventilasi berupa transportasi gas. Centrifugal blowers tersedia dengan single dan multi-stage units, blower ini memiliki kemampuan untuk menambah kecepatan dan volume berdasarkan dari blade nya(forward-curved, backward-curved, dan radial). Hal ini juga dapat dilakukan dengan memasang peredam, mengubah ukuran penggulung, dan menggunakan kecepatan variable. Biasanya blower ini digunakan untuk sirkulasi udara, membuat penghisap, mengatur udara. Blower ini dapat menangani gas dengan tekanan tinggi dan aliran tinggi.

2. Positive displacement Blowers Positive displacement (PD) blowers menggunakan mekanik untuk memeras cairan, menambah tekanan dan kecepatan secara efektif. Direkayasa dengan satu sisi yang mengembang(tempat gas masuk) dan sisi lain yang menurun (tempat gas keluar). Alat pneumatic ini dapat menahan dan melepaskan udara. Simplenya, PD blowers biasanya digunakan untuk transportasi udara dan gas netral. PD blower biasanya memiliki rotary atau roots blower. Memiliki 2 rotor yang berputar secara berlawanan arah, roots blower dapat memproduksi volume udara yang tinggi yang sangat crucial untuk sistem vakum. Namun, alat pneumatic ini tidak cocok untuk aplikasi yang membutuhkan tekanan tinggi karena blower ini hanya mampu menyuplai udara dengan tekanan rendah.

3. Helical Screw Blowers Seperti roots blowers, helical screw blowers memiliki dua lobe di rotor utama. Bedanya adalah, rotor ini berubah dengan pola heliks yang teratur untuk menghindari kontak dengan rotor lainnya. Hal ini menyebabkan kapasitas tekanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lobe blowers. Helical screw blowers juga lebih efisien energi, hal ini karena desainnya yang memungkinkan aliran yang mulus dan meminimalisir udara yang bocor. Blower ini juga lebih senyap dari blower lainnya. Secara keseluruhan, helical screw blowers menyediakan kualitas dan keandalan dalam berbagai aplikasi.

4. High speed blowers Dibuat dengan impellers di setiap sisi poros, blowers kecepatan tinggi dapat menangani task dengan kinerja yang tinggi. Blower ini digunakan untuk menambah tekanan, membuang limbah vakum, dan operasi industry lainnya yang membutuhkn tekanan dan volume udara yang tinggi. Tipe spesifik industrial blower dapat mencapai tekanan hingga 25 psi dan memiliki ratio aliran maximum 15.000 m3/jam.

5. Regenerative blowers Regenerative blowers dapat membuat tekanan melalui perpindahan udara secara efektif. Blower ini didesain dengan impeller yang berputar untuk menangkap udara pada setiap blade. Ketika impeller ini terus berputar untuk beberapa periode waktu, blower dapat mendorong udara ke depan, membuat udara dapat Kembali ke bagian bawah blade. Dengan demikian, regenerative blowers ideal untuk digunakan pada kinerja yang membutuhkan volume udara yang tinggi pada tekanan yang rendah. Blowers ini juga mudah untuk dirawat karena blower ini bebas minyak dan dapat melumasi diri sendiri. Hal ini membuat blower ini vital di lingkungan yang sensitif, seperti industri produksi makanan, dan fasilitas rumah sakit.

Nah, demikianlah beberapa jenis industrial blower, manakah yang lebih cocok untuk industry anda? Kami menyediakan layanan Cyclone Turbin Ventilator yang bisa Anda konsultasikan kebutuhan Anda bersama dengan kami. Silakan hubungi kami di 081 7938 7577, 081 2179 22281 untuk mendapatkan penawaran menarik.

0 Comment(s)

There are no comment yet! Be the first to leave a comment!

Leave a comment