Pemasangan Kitchen Hood Bisa Dipasang Belakangan Setelah Kitchen Set?
Bagi banyak pemilik rumah, dapur bukan hanya tempat memasak, tetapi juga bagian penting dari desain interior rumah. Tak jarang, kitchen set di rancang dan di pasang terlebih dahulu demi mengejar estetika, sementara peralatan tambahan seperti kitchen hood baru di pertimbangkan kemudian. Namun muncul pertanyaan penting yaitu Apakah kitchen hood bisa di pasang belakangan setelah kitchen set sudah jadi?
Bisa, namun dengan beberapa catatan penting yang perlu di perhatikan. Artikel ini akan membahas apa saja yang harus di pertimbangkan jika ingin menambahkan kitchen hood setelah kitchen set terpasang, kelebihan dan kekurangannya, serta tips agar instalasinya tetap rapi dan fungsional.
Baca juga Artikel lainnya: Perbandingan Instalasi Fan di Rumah vs Gudang
Fungsi Kitchen Hood
Kitchen hood berfungsi untuk:
- Menghisap asap, uap, dan bau dari proses memasak
- Mengurangi kelembapan berlebih di dapur
- Mencegah endapan minyak di langit-langit dan dinding dapur
- Menjaga kualitas udara di rumah, terutama di dapur tanpa ventilasi alami yang cukup
Dengan peran sepenting itu, keberadaan kitchen hood idealnya di rencanakan sejak awal saat mendesain dapur. Namun, jika belum sempat, bukan berarti Anda tidak bisa menambahkannya belakangan.
Kitchen Hood Bisa Dipasang Belakangan, Asal…
1. Tersedia Ruang di Atas Kompor
Kitchen hood umumnya di pasang tepat di atas area kompor. Pastikan masih tersedia ruang kosong minimal 60–75 cm dari permukaan kompor ke atas (jarak ideal untuk efektif menyedot asap).
Jika bagian atas sudah terisi rak cabinet, Anda bisa:
- Memodifikasi kabinet dengan memotong bagian bawahnya
- Mengganti bagian tersebut dengan space untuk pemasangan hood
2. Tersedia Akses untuk Instalasi Ducting atau Outlet
Jika Anda memilih kitchen hood tipe ducting, maka harus tersedia jalur pembuangan udara ke luar ruangan. Pastikan kitchen set memungkinkan:
- Membuat lubang untuk saluran ducting di belakang atau atas kabinet
- Menyediakan jalur keluar di dinding atau plafon
Jika tidak memungkinkan, Anda bisa memilih hood tipe non-ducting (recycle/charcoal filter). Meski daya hisapnya berbeda, ini bisa menjadi solusi praktis untuk instalasi tanpa bongkar besar.
3. Tersedia Stop Kontak Listrik Terdekat
Kitchen hood memerlukan daya listrik, maka pastikan ada stop kontak terdekat (idealnya di dalam kabinet atas) agar kabel tidak menggantung atau terlihat mencolok. Jika belum ada, Anda bisa meminta teknisi listrik menambahkan jalur tersendiri.
Baca juga Artikel lainnya: Penempatan Terbaik Kitchen Hood untuk Dapur Kecil

Kesimpulan
Memasang kitchen hood belakangan setelah kitchen set jadi adalah hal yang mungkin dan legal di lakukan, selama Anda memperhatikan aspek teknis seperti ruang, sirkulasi udara, dan akses listrik. Meskipun idealnya di rancang sejak awal, banyak pengguna rumah tangga yang berhasil menambahkan kitchen hood secara rapi dan fungsional.
Yang terpenting adalah memilih produk dan teknisi yang tepat agar hasil akhir tetap nyaman di gunakan dan tidak merusak estetika dapur.
Ingin Konsultasi Kitchen Hood yang Bisa Dipasang di Dapur Anda?
Kami menyediakan berbagai model kitchen hood, exhaust fan, dan blower dapur dari brand terpercaya seperti Spectek dan Takafan, serta melayani konsultasi pemasangan, baik untuk dapur rumah tangga, restoran, maupun dapur industri.
Hubungi kami langsung via WhatsApp:
08179387577
Atau kunjungi Official Store kami di:
SHOPEE
TOKOPEDIA
Solusi dapur rapi dan bebas asap kini bisa Anda wujudkan kapan saja, bahkan setelah kitchen set terpasang!

